Dalam melakukan suatu penelitian kita memerlukan suatu data yang nantinya data tersebut akan menetukan apakah penelitian yang kita lakukan itu berhasil atau tidak, atau dapat menentukan apakah penelitian yang ingin kita lakukan itu dibutuhkan atau tidak oleh masyarakat.
Untuk mendapatkan data-data yang akurat maka diperlukan beberapa teknik untuk mengumpulkan data tersebut. Teknik pengumpulan data yang paling dikenal dalam dunia penelitian yaitu dengan cara wawancara, tes, dan kuisioner. Pada tulisan kali ini kita akan membahas mengenai pengumpulan data dengan cara tes dan kuisioner saja.
Mengumpulkan data dengan teknik tes
Tes merupakan suatu metode penelitian psikologis untuk memperoleh informasi
tentang berbagai aspek dalam tingkah laku dan kehidupan batin seseorang, dengan
menggunakan pengukuran (measurement) yang menghasilkan suatu deskripsi
kuantitatif tentang aspek yang diteliti.
Kelebihan dari teknik ini yaitu data yang didapat lebih akurat karena tes berulang-
ulang direvisi dan instrument penelitian yang objektif. Sebaliknya, kelemahan teknik ini adalah hanya mengukur satu aspek data, memerlukan jangka waktu yang panjang
karena harus dilakukan secara berulang-ulang, dan hanya mengukur keadaan siswa
pada saat tes itu dilakukan.
Mengumpulkan data dengan teknik kuisioner
Angket atau kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan memberikan seperangkat pertanyaan atau pernyataan kepada responden untuk menganggapi atau menjawab. Dalam mengambilan kuesioner dipastikan tidak mengganggu kehidupan responden, baik dalam hal waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan instrumen, tingkat ancaman atau sensitivitas pertanyaan, atau kemungkinan pelanggaran privasi.
Teknik pengumpulan data menggunakan angket memiliki kelebihan, yakni dapat memadai untuk sampel dalam jumlah besar, biaya yang relatif murah, dan cenderung tidak mengganggu responden karena ketersediaan waktu pengerjaan ditentukan oleh responden. Namun, teknik angket juga memiliki kekurangan yakni tidak dapat digunakan untuk responden yang kurang bisa membaca dan menulis.